BOYOLALI – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H.,
S.I.K., M.Si., melaksanakan sosialisasi keselamatan pendakian kepada
para pendaki di Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo,
Kabupaten Boyolali, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan
sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan para
pendaki sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan selama aktivitas
pendakian di kawasan Gunung Merbabu.
Sosialisasi yang berlangsung
mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.15 WIB tersebut diikuti sekitar 300
pendaki Gunung Merbabu via Selo. Kegiatan juga dihadiri Kabag Ops Polres
Boyolali Kompol Solikhin, S.H., Kasat Lantas AKP Tri Afandi, S.H.,
M.H., Kasat Binmas AKP Joni Aryanto, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP
Anis Arofah, Kapolsek Selo AKP Kiryanto, perwakilan Balai Taman
Nasional Gunung Merbabu melalui Kasi SMPTN II Tri Wiyanto, Kepala Resor
TN Gunung Merbabu Selo Jahrudin beserta anggota.
Dalam kegiatan
tersebut, Kapolres Boyolali memberikan himbauan langsung kepada para
pendaki terkait pentingnya menjaga keselamatan selama pendakian. Para
pendaki diingatkan untuk mempersiapkan kondisi fisik, membawa
perlengkapan yang memadai, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan
kesehatan selama berada di jalur pendakian menuju puncak Gunung
Merbabu.
Kapolres Boyolali juga mengingatkan para pendaki agar
menjaga kebersihan kawasan gunung dengan tidak membuang sampah
sembarangan. Selain menjaga kelestarian lingkungan, kepedulian terhadap
kebersihan dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran hutan,
khususnya pada musim kemarau yang rentan terhadap munculnya titik api
akibat kelalaian manusia.
Dalam arahannya, Kapolres Boyolali
menyampaikan bahwa belum lama ini telah terjadi peristiwa meninggalnya
satu keluarga di daerah wisata glamping di wilayah Kabupaten Temanggung.
Para pendaki diminta lebih berhati-hati, memahami batas kemampuan diri,
serta tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama melakukan
perjalanan pendakian.
Selain itu, Kapolres Boyolali menekankan
pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang
telah ditetapkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo.
Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam
meminimalisir risiko kecelakaan serta menciptakan rasa aman dan nyaman
selama kegiatan pendakian berlangsung.
Usai penyampaian himbauan,
kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan spanduk himbauan keselamatan dan
larangan di area Balai Taman Nasional Gunung Merbabu serta foto bersama
dengan para peserta kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman,
tertib, dan lancar sebagai bentuk sinergi Polres Boyolali bersama
pengelola kawasan konservasi dalam meningkatkan keselamatan para
pendaki.

